CARA BUDIDAYA BAWANG PUTIH


Bawang putih merupakan bahan pangan yg tak sedikit di butuhkan oleh orang di seluruh dunia,terutama dimanfaatkan sebagai bumbu penyedap olahan makanan,untuk membudidayakan bawang putih sebetulnya tak terlalu susah tutorial pengolahanya hampir sama semacam bawang merah.bagi anda yg ingin membudidayaka bawang merah mampu simak di belajar tutorial budidaya bawang merah.Mengetahui kapan wajib menanam bawang putih penting untuk menolong Kalian memperoleh yg akan terjadi panen terbaik. Bawang putih biar menghasilkan yg akan terjadi panen paling baik sebaiknya ditanam antara bulan November dan April berikut penjelasan detaillnya tutorial menanam bawang putih

Pembibitan
Keberhasilan dalam perjuangan tani bawang putih sangat ditunjang oleh hal bibit ,biar produksi menghasilkan nilai paling baik tergantung dari mutu bibit yg digunakan. Umbi yg dipakai sebagai bibit wajib bermutu tinggi, yg di maksut mutu tinggi yaitu tanaman yg pertumbuhannya normal, sehat, dan leluasa dari hama dan patogen.

Persyaratan Benih
Bibit/benih bawang putih yg baik wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut:
Bebas hama dan penyakit
Pangkal batang berisi penuh dan keras
Siung besar
Besar siung untuk bibit 1,5 hingga 3 gram
Benih bawang putih bersumber dari pembiakan generatif dengan umbinya

Penyiapan Benih 
Kultur jaringan merupakan sebuah metode untuk mengisolasi tahap dari tanaman semacam sekelompok sel alias jaringan yg ditumbuhkan dengan kondisi aseptik, jadi tahap tanaman tersebut mampu menggandakan diri.dan tumbuh menjadi tanaman lengkap kembali. Dengan kultur jaringan mampu diperoleh perbanyakan mikro/produksi tanaman baru dalam jumlah besar dalam waktu singkat
Umbi bawang putih mampu diperoleh di took-toko penjual bibit. Atau umbi bibit juga mampu diperoleh dari yg akan terjadi panen sebelumnya yg telah dipersiapkan untuk di jadikan bibit Penyimpanan bibit pada umumnya dilakukan oleh petani di para-para dan digantung dengan tutorial pengasapan yg di bawahnya ada pawon(tunku). Cara ini yg biasa di pake oleh petani karena praktis. namun mengubah warna umbi bibit menjadi kecoklat-coklatan dan mempunyai penampilan yg tak lebih menarik
Cara penyimpanan umbi bibit ini terdiri dari penyimpanan alami, penyimpanan di ruangan berventilasi dan penyimpanan pada suhu dingin.Untuk bibit, umbi tersebut disimpan dahulu selagi 3 bulan, seusai itu, kulit pembalut umbi bawang putih dikupas, lalu siungnya dipotong, apabila nampak titik berwarna hijau jadi bibit siap tanam

Pengolahan Lahan
Penanaman bawang putih yg kami bahas ini akan dilakukan di kawasan persawahan yaitu seusai panen padi. Pengolahan lahan berfungsi menyiapkan kondisi tanah sesuai dengan yg diinginkan. Seperti pada penanaman lainya pengolahan tanah meliputi kegiatan penggemburan (dicangkul/dibajak), pembuatan bedengan dengan saluran air, pengapuran (untuk tanah asam) dan pemberian pupuk dasar. Dan tanah yg asam sebaiknya dinetralkan sebulan sebelum tanam. Bila pH’nya tak lebih dari 6, dosis kapurnya sekitar 1-2 ton/hektar
Jumlah bibit yg diharapkan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:pola tanam,jarak tanam,permukaan lahan dan ukuran umbi bibit.Persiapan untuk umbi bibit bawang putih meliputi jarak, apabila jarak tanam 20 x 20 cm jumlah bibit yg di butuhkan yaitu:
200.000-250.000 siung/200 kg siung

Jarak tanam 20 x 15 cm jumlah kebutuhan bibit antara

240.000-300.000 siung/sekitar 240 kg siung

Dan untuk jarak tanam 20 x 10 cm jumlah kebutuhan bibitnya merupakan antara 400.000-500.000 siung/sekitar 400 kg siung. Jumlah bibit akan menentukan volume produksi

Pembukaan Lahan
Lahan yg akan ditanami apabila bekas panen pada sawah tetap ada jadi butuh dibersihkan. tanah wajib dibajak/dicangkul hingga sangatlah gembur. Setelah itu lahan dibiarkan selagi tak lebih lebih 1 minggu hingga bongkahan tanah tersebut menjadi kering, selanjutnya bongkahan tanah tersebut dihancurkan dan diratakan kemudian dibiarkan beberapa hari, perbuat lagi pembajakan untuk yg kedua kalinya. Dengan tutorial semacam ini bongkahan tanah akan hancur lebih halus lagi
Pembuatan Bedengan
Pembuatan bedengan dilakukan dengan menggali tanah untuk saluran air, lebar dan dalam 40 cm. Tanah galian tersebut diletakkan di samping kiri dan kanan saluran.dan lebar bedengan buat 80 cm dengan panjang 300 cm alias sesuai dengan lahan masing-masing dan tinggi 40 cm. Tinggi bedengan dibangun berdasarkan kondisi tanah lokasi. Kalau tanahnya agak berat, bedengan butuh sedikit ditinggikan. Apabila tanahnya berpasir, bedengan tak butuh terlalu tinggi
Pengapuran
Keasaman tanah yg ideal untuk budidaya bawang putih mempunyai pH 6-6,8. Jika keasaman tanah tetap normal, pH nya berkisar 5,5-7,5, belum merupakan masalah. Yang menjadi persoalan merupakan apabila keasaman tinggi, pH nya rendah. Untuk menurunkan tingkat keasaman tanah, menaikkan pH, butuh dilakukan pengapuran
Waktu pemberian kapur yg baik yaitu pada ketika akhir ekspresi dominan kemarau menjelang ekspresi dominan hujan. Pemberian kapur ke dalam tanah dilakukan 2-4 minggu sebelum tanaman ditanam. Selain itu, hal cuaca juga butuh diperhatikan pada ketika pemberian kapur
Lahan yg akan dikapur wajib dibersihkan dari gulma,rumput pengganggu. Setelah bersih, tanah dicangkul dengan cara keseluruhan. Apabila lahan lumayan luas, sebaiknya dibagi menjadi beberapa petak untuk memudahkan pemberian kapur dan supaya kapur yg diberikan merata ke seluruh lahan. Pemberian kapur dilakukan dengan tutorial ditabur, semacam memupuk padi. Setelah ditaburi kapur dengan cara merata, tanah dicangkul lagi supaya kapur bercampur dengan tanah. Selanjutnya, tanah dibiarkan selagi 2-3 minggu,lalu diolah lagi untuk ditanami. Pengapuran dilakukan dengan cara berangsur-angsur supaya kondisi lahan tak rusak. Adapun kebutuhan Dolomit untuk menetralkan tanah merupakan sebagai berikut:
pH tanah 4,0 = 10,24 ton/hektar
pH tanah 4,5 = 7,87 ton/hektar
pH tanah 5,0 = 5,49 ton/hektar
pH tanah 5,5 = 3,12 ton/hektar
pH tanah 6,0 = 0,75 ton/hektar

Pemberian Pupuk Dasar .Pupuk dasar yg dipakai merupakan pupuk kandang, Urea, TSP dan ZK. Pupuk sangkar di berbagi sebanyak 20 ton /hektar. Pemberian pupuk dasar tak butuh terlalu dalam, lumayan disebar di atas bedengan kemudian dicampur dengan tanah alias dibenamkan ke dalam larikan yg dibangun disamping barisan tanaman

Pemberian Jerami Sebagai Mulsa
Untuk mempertahankan kondisi tanah seusai penanaman, bedengan ditutup dengan jerami dengan cara merata. Penutupan dengan jerami di berbagi jangan terlalu tebal, karena mampu mempersulit bibit yg baru tumbuh untuk menembus keluar. Pemberian Jerami tidak hanya untuk mempertahankan kondisi tanah, juga mampu untuk mempertahankan suhu,kelembaban permukaan dan membenahi struktur tanah

Penentuan Pola Tanam
Penanaman bawang putih mampu dilakukan satu alias dua kali setahun dengan mengadakan adaptasi varietas. Pola tanam bawang putih dalam setahun mampu dirotasikan sebagai berikut:
Bawang putih – sayuran – bawang puti 

Bawang putih – sayuran tumpang sari palawija – bawang putih 

Bawang putih – tumpang sari palawija alias sayuran

Penggunaan jarak tanam yg sesuai mampu menambah yg akan terjadi umbi per hektar. Jarak tanam yg terlalu rapat akan menghasilkan umbi yg kecil mesikipun yg akan terjadi per satuan luas meningkat. Jarak tanam yg dipakai mampu bervariasi menurut kebutuhan yg paling menguntungkan, namun yg biasa dipakai merupakan (15 x 10) cm

Pembuatan Lubang Tanam
Pembuatan celah tanam mampu dilakukan dengan tugal alias alat lain. Kedalaman celah untuk penanaman bawang putih merupakan 3-4 cm (setinggi ukuran siung bibit). Setelah celah tanam terbentuk, umbi bibit siap ditanam.

Pembibitan
Kualitas bibit merupakan hal penentu yg akan terjadi tanaman. Tanaman yg dipergunakan sebagai bibit wajib lumayan tua. Yaitu berkisar antara 70-80 hari seusai tanam. Bibit nilai baik merupakan berkapasitas sedang, sehat, keras dan permukaan kulit luarnya licin/ mengkilap. Cara penyimpanan yg baik dan biasa dilakukan oleh petani merupakan dengan menyimpan diatas para-para dapur alias disimpan di gudang

Cara Penanaman
Sehari sebelum ditanam, bibit bawang putih yg tetap berupa umbi dipipil/dipecah satu per satu jadi menjadi beberapa siung. Agar lebih mudah memecahkan umbi dan menghindari terkelupasnya kulit siung, sebaiknya umbi dijemur selagi beberapa jam. Bibit siung tersebut selanjutnya dimasukkan ke dalam celah tanam di atas bedengan. Lubang tanam jangan dibangun terlalu dalam supaya bibit tak terbenam seluruhnya.
Jika bibit terlalu dalam ditanam alias terbenam seluruhnya ke dalam tanah, tunas barunya akan sukar tumbuh dan mampu terjadi pembusukan bibit. Sebaliknya, celah tanam juga jangan dibangun terlalu dangkal karena nantinya tanaman akan mudah rebah. Setiap celah ditanam satu bibit dan diusahakan supaya 2/3 tahap yg terbenam ke dalam tanah dengan posisi tegak lurus. Posisi siung jangan hingga terbalik, karena meski tetap mampu rumbuh, namun pertumbuhannya tak sempurna

Pemeliharaan Tanaman
Penjarangan dan Penyulaman
Bawang yg ditanam kadang-kadang tak tumbuh karena kesalahan teknis penanaman alias hal bibit. Oleh karena itu, tak mengherankan apabila dalam sebuah lahan ada tanaman yg tak tumbuh sama sekali, ada yg tumbuh lalu mati, dan ada yg pertumbuhannya tak sempurna. Jika kondisi ini dibiarkan, jadi produksi yg dikehendaki tak tercapai
Oleh karena itu, untuk memperoleh pertumbuhan yg seragam, seminggu seusai tanam dilakukan penyulaman kepada bibit yg tak tumbuh alias pertumbuhannya tampak tak sempurna. Biasanya untuk penyualaman dipersiapkan bibit yg ditanam di sekitar tanaman pokok alias disiapkan di tempat khusus. Persiapan bibit cadangan ini dilakukan bersamaan dengan penanaman tanaman pokok

Penyiangan
Pada penanaman bawang putih, penyiangan dan penggemburan mampu dilakukan dua kali alias lebih. Hal ini sangat tergantung pada kondisi lingkungan selagi satu ekspresi dominan tanam. Penyiangan dan penggemburan yg pertama dilakukan pada ketika tanaman berusia 3-2 minggu seusai tanam
Adapun penyiangan berikutnya dilaksanakan pada umur 4-5 minggu seusai tanam. Apabila gulma tetap leluasa tumbuh, butuh disiang lagi. Pada ketika umbi mulai terbentuk, penyiangan dan penggemburan wajib dilakukan dengan hati-hati supaya tak merusak akar dan umbi baru

Pembubunan
Dalam penanaman bawang putih butuh dilakukan pembubunan. Pembubunan khususnya dilakukan pada tepi bedengan yg sering longsor ketika diairi. Pembubunan sebaiknya mengambil tanah dari selokan/ parit di sekeliling bedengan, supaya bedengan menjadi lebih tinggi dan parit menjadi lebih dalam jadi drainase menjadi normal kembali. Pembubunan juga berfungsi membenahi struktur tanah dan akar yg keluar di permukaan tanah tertutup kembali jadi tanaman berdiri kuat dan ukuran umbi yg dihasilkan mampu lebih besar-besar

Ciri dan Umur Panen
Bawang putih yg akan dipanen wajib mencapai lumayan umur. Tergantung pada varietas dan daerah, umur panen biasanya seusai mencapai 90 120 hari. Ciri bawang putih yg siap panen merupakan sekitar 50% daun telah menguning/kering dan tangkai batang keras

Cara Panen
Bawang putih didaratan rendah lebih singkat umur panenya biasanya 80 – 100 hari tergantung kesuburan tanaman dilokasi. Ciri tanaman bawang putih siap dipanen, daun tanaman 50% telah menguning alias kering dan tangkai batangnya telah keras. Cara panen mampu dilakukan dengan pencabutan eksklusif pada tanah yg ringan dan pencukilan dilakukan pada tanah bertekstur keras. Hasil tanaman diikat sebanyak 30 tangkai tiap ikat dan dijemur selagi 1 – 2 minggu

Periode Panen
Tanaman bawang putih mampu dipanen seusai berusia 95-125 hari untuk varietas lumbu hijau dan umur antara 85-100 hari untuk varietas lumbu kuning. Setelah pemanenan, lahan mampu ditanami kembali seusai dibiarkan selagi beberapa minggu dan diolah terlebih dahulu alias mampu pula ditanami tanaman lainnya untuk melakukan rotasi tanaman.Setelah dipanen dilakukan pengumpulan dengan tutorial mengikat batang bawang putih menjadi ikatan-ikatan kecil dan diletakkan di atas anyaman daun kelapa sambil dikeringkan untuk menjaga dari kerusakan dan supaya mutunya tetap terjaga

Penyortiran dan Penggolongan
Sortasi dilakukan untuk mengelompokkan umbi-umbi bawang putih menurut ukuran dan mutunya. Sebelum dilakukan penyortiran, umbi-umbi yg telah kering dibersihkan. Akar dan daunnnya dipotong hingga hanya tersisa pangkal batang semu sepanjang ± 2 cm. Ukuran alias kriteria sortasi umbi bawang putih merupakan :
Keseragaman warna menurut jenis
Ketuaan/umur umbi
Tingkat kekeringan
Kekompakan susunan siung.
Bebas hama dan penyakit.f) bentuk umbi (bulat alias lonjong)
Ukuran besar-kecilnya umbi

Penyimpanan
Dalam jumlah kecil, bawang putih biasanya disimpan dengan tutorial digantung dan di ikatan-ikat di atas para-para. Setiap ikatan beratnya 2 kg,Pengasapan merupakan tutorial pengawetan yg lumayan baik. Billa bawang putih hasilnya dalam jumlah besar, mampu disimpan di dalam gudang. Gudang yg akan dipakai wajib mempunyai ventilasi udara supaya mampu terjaga kelembaban udara yg baik. Suhu ruangan yg diharapkan antara 25-30oC. Jika suhu ruangan terlalu tinggi, akan terjadi proses pertunasan yg cepat. Kelembaban ruangan yg baik merupakan 60-70 prosen

Pengemasan dan Pengangkutan
Untuk memudahkan pengangkutan bawang putih dimasukkan ke dalam karung waring . Alat pengangkutan mampu gerobak, becak, sepeda alias kendaraan bermotor dan bawang putih yg akan terjadi panen’nya siap di pasarkan.selamat mencoba semoga sukses^_^

0 Response to "CARA BUDIDAYA BAWANG PUTIH"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel